MALUKUnews.co, Bula: Banyak Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkup Kabupeten Seram Bagian Timur (SBT) dilaporkan malas masuk kantor. Meskipun malas, namun mereka setiap bulannya tetap menerima gaji seperti biasa.

ASN di Pemkab SBT malas masuk kantor tersebut terkuak dalam acara diskusi publik yang dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Pemuda (Forkop) dan KNPI SBT. Diskusi tersebut bertemakan “ Efektifitas Pengawasan Kenerja Pemerintah Daerah (Pemda) SBT”. Kegaiatan ini berlangsung di kedai My Caffe Revolusi, Kota Bula, Selasa (30/03).

Dalam diskusi itu, Kapala Inspektorat SBT, Nazarudin Tianotak, juga tampil sebagai salah satu narasumber. Ia mengatakan, tugas pokok inspektorat itu membantu bupati dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, dan tugas pembantu Organisasi Perangakat Daerah (OPD).

Fungsi Inspektorat, kata Tianotak, yaitu merumuskan kebijakan teknik bidang pengawasan dan fasilitasi pengawasan pelaksanaa internal terhadap kenerja dan keuangan, melaui audit, reviuw, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya.

Sementara, Kepala BKD SBT, M.Nazir Rumata, juga tampil sebagai narasumber diacara diskusi itu. Menurutnya, terkait dengan kinerja ASN yang tidak disiplin, kami dari BKD selalu melakukan pengawasan terhadap mereka. “ Kami akui ASN disini memang tidak disiplin. Mereka punya kesibukan tersendiri di luar, sehingga mereka mengabaikan tugas-tugas pokok sebagai ASN,” ujar Kepala BKD Rumata.

Kata Rumata, beberapa waktu lalu, Bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas melakukan sidak. Dalam sidak itu, memang ada ASN yang tidak masuk kerja. “ ASN yang tidak disiplin itu kami sudah panggil dan langsung memberikan sanksi. Kami juga akui ASN malas masuk kerja ini memang sudah merupakan tradisi lama,” akui Rumata. (Basri)