MALUKUnews.co, Ambon: Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung, mengungkapkan, ada empat pelabuhan penyebrangan yang tidak mewajibkan calon penumpangnya, menunjukkan hasil negatif Rapid Tes (RDT) Antigen dan PCR, sebagai syarat melakukan perjalanan mudik lebaran tahun 2021 ini.

Empat Pelabuhan itu antara lain, pelabuhan penyebrangan Hunimua-Waipirit, Pulau Buru, Pulau Seram, Kota Tual-Langgur, serta lokasi sejenis lainnya yang ditentukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten/ Kota,” demikian yang disampikan Adonia kepada waratwan di kantor gubernur Maluku, Senin (03/04), kemarin.

Menurutnya, ketentuan menunjukkan surat keterangan negatif RDT Antigen dan PCR, tidak berlaku pada empat wilayah penyebrangan aglomerasi itu.

“Jadi wilayah aglomerasi ini seperti, orang yang ingin pergi dari Pelabuhan Tulehu ke Kota Masohi, tidak harus menunjukkan hasil negatif RDT Antigen atau PCR. Sebab itu masih satu kabupaten yakni Maluku Tengah. Yang pakai surat ijin keluar masuk, dan RDT serta PCR, misalnya seperti dari Pulau Banda Menuju Ambon, dan sejenisnya, “jelas dia.

Dikatakan, calon penumpang di wilayah aglomerasi tetap akan diperiksa, oleh satuan tugas di pelabuhan, melalui tes acak. “Sebelum naik ke kapal penumpang akan di ukur suhu badan, “ucapnya.

Lanjut Adonia, jika dalam tes acak itu, ada calon penumpang menunjukkan hasil positif, maka akan ditindaklanjuti dengan tes diagnostik RT PCR. “ Jadi selama menunggu hasil laboratorium, pelaku perjalanan tersebut dirujuk ke tempat isolasi, yangditunjuk oleh Satgas Covid-19 Provinsi/Kabupaten/Kota atas biaya sendiri, “ ucapnya. (Mar)