MALUKUnews, Ambon: Pernyataan Gubernur Maluku Murad Ismail kepada media beberapa hari lalu, dinilai telah meresahkan masyarakat.

Dalam peryataannya, Gubernur Murad mengatakan, kebijakan yang diambil pemerintah provinsi dan gugus tugas Covid-19 terkait penanganan pasien positif telah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

Gubernur kemudian meminta kepada orang-orang yang selalu mengkritik setiap kebijakan pemerintah provinsi Maluku terkait penanganan Covid-19 tanpa memberi solusi, dan sebaiknya diam, bahkan menantang masyarakat yang suka mengkritik untuk tinggal dengan pasien Covid-19.

“ Pernyataan Gubernur Murad itu telah menimbulkan keresahan di masyarakat,” Demikian yang disampaikan Koordinator Wilayah XI (Maluku) Pengurus Pusat GMKI, Vembriano Lesnussa dalam rilisnya yang diterima Malukuews.co, Rabu (17/06).

Rilis yang berisi empat point pernyataan sikap GMKI Wilayah XI (Maluku) yang menyikapi pernyataan gubernur Maluku itu, antara lain:

  1. GMKI Maluku merasa bahwa saat ini rakyat membutuhkan proses pencegahan cepat dan tepat dan yang paling mendesak saat ini adalah memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat di Maluku. Bukan kemudian menyatakan sikap pertentangan yang terkesan “Baper” (terbawa perasaan). Sehingga kami menyesali statement/pernyataan Gubernur Maluku Bpk.Drs Murad Ismail yang terkesan antikritik terhadap apa yang menjadi keresahan masyarakat ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang kian hari kian bertambah grafik angka penyebarannya.

  2. Pemerintah Maluku dibawah kepemimpinan Gubernur Maluku semestinya lebih melihat strategi dan kebijakan terhadap pandemi Covid-19 khusus soal penanganan pasien, penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, maupun strategi pembatasan social serta kondisi perekonomian masyarakat agar tidak membuat kegaduhan dan kepanikan ditengah masyarakat.

  3. Era demokrasi saat ini dengan keterbukaan dan kemajuan teknologi informasi mestinya kemudiann menjadi manfaat yang baik sebagai penyalur peran untuk terciptanya sinergitas antara Pemerintah dan masyarakat menghadapi Wabah Pandemi Covid-19. Sebagai bagian dari elemen masyarakat GMKI hanya mengingatkan kepada Gubernur Maluku Drs.Murad Ismail agar “Jangan sampai hukum dan kebijakan pemerintahan jadi alat kekuasaan untuk membungkam para pengkritik.”

  4. GMKI Maluku berharap agar semua kita sebagai pihak pemerintah, para tenaga kesehatan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat agar sama-sama membangun sinergitas dan kerjasama baik untuk mengatasi kondisi yang pandemi Covid-19 agar kondisi pandemi ini dapat berakhir untuk kebaikan bersama di Negeri Tercint Kita, Maluku.

(Qin)