MALUKUnews, Ambon: Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Prof. Dr. M.J. Saptenno, SH M.Hum, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Rektor Universitas Darusalam (Unidar), Dr. Ir. Muh. R. Uluputty,MP.

Penandatanganan MoU terkait Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini berlangsung di ruang kerja Rektor Unpattidi, lantai tiga gedung Rektorat, Selasa, lalu.

Rektor Unpatti M. J. Saptenno dalam kesempatan tersebut mengatakan “ MoU ini sering kita lakukan, akan tetapi yang paling penting bagaimana mengimplementasikan isi dari MoU. Kita tahu bagaimana melaksanakan MoU menjadi matang,” ujar Rektor Sapteno.

Rektor Sapteno berharap, sesudah penandatanganan tersebut, Unidar maupun Unpatti bisa melaksanakan isi MoU itu dengan baik. Unpatti terbuka kepada siapa saja yang ingin bekerjasama, karena Unpatti adalah satu-satunya Universitas Negeri di Maluku yang bertujuan untuk memajukan anak Indonesia di Maluku.

“Dengan kerjasama ini Unpatti dan Unidar juga bisa maju, karena kita hadir untuk kepentingan bangsa”, ungkap Rektor Unpatti itu. Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada Unidar atas kerjasamanya dengan Unpatti itu.

Sementara Rektor Unidar Ambon, Dr. Ir. M. R. Uluputty , MP, mengatakan MoU ini adalah satu kerjasama antara dua institusi di dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Uluputty berharap, dengan MoU ini, ada perbantuan di bidang pendidikan.

Lanjut Uluputty, Unpatti dapat membantu kami terutama pada program-program studi, baik itu dalam hal mengajar maupun meningkatkan grade akreditasi yang ada pada kami. Juga pada bidang penelitian, ada join research antara dosen Unpatti dengan dosen Unidar, sehingga bermuara pada penulisan di jurnal yang terindeks scopus.

Dengan demikian, kata Uluputty, akan bisa berdampak bagi para dosen Unidar untuk pengembangan diri kedepan, dengan terus melakukan penelitian–penelitian bersama dalam menunjang akreditasi program studi.

Kebradaan para dosen yang ada bisa membantu peningkatan akreditasi institusi, dan dalam bidang pengabdian masyarakat dalam pelaksanaan KKN bersama. “ Yaitu dapat bermanfaat bagi masyarakat. Dengan begitu mahasiswa dari kedua institusi ini dapat membangun solidaritas, memupuk dan mempererat kesatuan dan persatuan sebagai orang basudara,” tegas Uluputty Uluputty. (Red)