MALUKUnews, Ambon: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisyariat Ekonomi dan Bisnis, Universitas Patimura (Unpatti) Ambon menggelar kegiatan diskusi publimk dengan sorotan tema "Bacarita Ekonomi Maluku dari Sektor Pertanian Menuju Industri". Kegiatan ini berlamgsung di Kaffe Philosopiq, Jalan Tarmidzi IAIN Ambon, Jumat, (25/09), sore.

Hadir pada kegiatan itu, dari dinas perindustrian dan perdagangan Provinsi Maluku yang di wakili Syarif Hidayat. Dinas Pertanian Provinsi Provinsi Maluku yang diwakili Isnain Mahulau. Akademisi Unpatti, Dr. Rais Pattilau SE, MSi. Akifis HMI Cabang Ambon Noval Vaud. Sebagai pemateri dan sejumlah kader-kader HMI Kota Ambon.

Ketua Komisyariat Ekonomi dan Bisnis, Mohdar Fotty dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendorong kader HMI agar mengawal proses ekonomi di Maluku. Selain itu membantu pemerintah mengawal proses pembangunan di Maluku mulai dari sektor pertanian menuju sektor industri atau dari desa menuju perkotaan.

" Karena itu saya sampaikan kepada kanda dan yunda yang sempat hadir pada kesempatan ini, jangan terlalu berdinamika dalam dinamika himpunan atau politik, tetapi mari kita bersama bahu-membahu untuk mengawal proses pembangunan di Provinsi Maluku," ujar Mohdar. Pada kesempatan yang sama, perwakilan dinas pertanianm Isnain Mahulau, mengatakan, yang kita harapkan ada empat strategi dan kebijakan yang dimiliki dinas pertanian, pertama produksi dan produktivitas pertanian untuk kesediaan pangan, peningkatan kualitas mutu dan kualitas hasil untuk menjawab pasar global, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Kita lihat bahwa pertanian selama ini sekedar untuk makan dan hidup, namun tujuan kita bersama adalah kalaupun pertanian kita laksanakan dengan tidak menitip beratakan pada endingnya tidak ada industri maka kita belum maju," ujarnya.

Oleh karena itum dinas pertanian akhir-akhir ini sudah berupaya melakukan kegiatan dengan adanya peningkatan peroritas Palah, perluas tanah, rehabilitasi lahan, peremajaan tanaman palah, dalam rangka menciptakan untuk menciptakan prodak unggulan lokalitan Maluku sebagai komonite unggulan berpadi. (Kisman)