MALUKUnews, Ambon: Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku diminta segera merubah pola penanganan dalam mencegah lajunya penyebaran Covid-19 di Maluku.

Dari data yang ada menunjukkan, bahwa jumlah yang terkonfirmasi postif virus corona atau Covid-19 di Maluku dari hari ke hari terus meningkat. Data terakhir, yang dikeluarkan Gustu Vovid-19 Maluku, Rabu, kemarin, menyebutkan, jumlah total yang terkonfirmasi positif sudah mencapai 124 orang.

Pemerhati Pembangunan Daerah Maluku yang juga adalah Staf Dosen STIA Said Perintah Masohi, Saleh Wattiheluw, dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Kamis (21/05), mengatakan, sudah saatnya Gustu Covid-19 Maluku merubah pola penanganan dalam mengatasi penularan virus corona yang terus meningkat ini. “ Saya sarankan, sebaiknya Gustu Covid-19 ini diambil alih langsung oleh pak gubernur. Pak gubernur harus terlibat aktif,” ujar Wattiheluw.

Wattiheluw juga menyarankan, Gustu Covid-19 Maluku sebaiknya mengambil langkah mencegah lajunya penyebaran Covid-19 ini, dengan melibatkan ormas-ormas keagamaan, pemuda, mahasiswa untuk dijadikan sebagai relawan.

Gustu Covid-19 Maluku juga perlu melakukan kerja sama dengan fakultas kedokteran Unpatti, dengan melibatkan mahasiswanya. “ Jangan lupa siapkan APD dan kebutuhan lainnya agar para relawan itu bisa maksimal bekrja membantu menghentikan lajunya virus corona ini,” demikian saran mantan Anggota DPRD provinsi Maluku ini.

Lanjut Wattiheluw, pencerahan dan penjelasan kepada masyarakt terkait dengan bahaya pandemi Covid19 harus terus disuarakan di lapangan oleh relawan-relwan. Dan itu harus berlangsung di semua kabupaten dan kota. “ Masyarakat dan kita semua harus juga pro aktif mematuhi anjuran yang telah disampaikan pemerintah terkait prosedur kesehatan Covid-19 itu. Jika semua masyarakat patuh himbauan pemerintah, maka saya pikir laju virus corona di Maluku ini pasti bisa dihentikan dengan segera,” ujar Wattiheluw. (Qin)