MALUKUnews, Ambon: Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, memimpin langsung Video Conference bersama Polda Jajaran, termasuk Polda Maluku, Selasa (02/06).

Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, Waka Polda Maluku Brigjen Pol Jan de Fretes, Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku beserta Polres/ta Jajaran Polda Maluku pun dengan saksama menyimak apa yang disampikan Waka Polri itu.

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, dalam arahannya, menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, sangat konsen dengan perkembangan situasi saat ini.

"Untuk itu diharapkan kepada jajaran agar lakukan langkah-langkah antisipasi baik terkait isu yang ada di daerah, nasional atau internasional sehingga dapat meminimalisir tidak terjadi di wilayah masing-masing," demikian pesan Gatot Eddy Pramono.

Wakapolri juga menekankan agar jajaran/anggota dapat menghindari kegiatan atau tindakan kontraproduktif yang bisa berakibat pada institusi Polri.

"Saya menghimbau dalam mengambil tindakan di lapangan tetap perhatikan SOP, utamakan tindakan persuasif, tindakan hukum adalah upaya terakhir,sehingga tidak ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi yang ada," ujar Gatot Eddy Pramono.

Menanggapi yang disampaikan Waka Polri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kapolda Maluku Baharudin Djafar, mengatakan, semua tindakan anggotanya di lapangan tidak lepas kontrol dan kendali atasannya, dan diharapkan antisipasi lebih cepat sehingga dapat teratasi pula dengan mudah dan cepat. dan tidak menunggu akibatnya lebih besar baik dampak dan kerugiannya.

"Saya sampaikan agar apa yang disampaikan wakapolri agar di sampikan keseluruh jajaran sampai tingkat paling bawah wilayah masing-masing," tegas Baharudin Djafar.

Kapolda, juga menekankan apabila ada kejadian agar pimpinan wilayah agar cepat ke TKP dan laporkan keatasan dan setiap penanggungjawab upaya paksa harus ada perintah dari atasannya.

"Terkait berita hoax, jangan sampai anggota kita yang menjadi penyabarnya berita hoaxnya," tutup Kapolda Maluku. (Red)