MALUKUnews, Ambon: Lokasi Balai Budi Daya Ikan Tawar milik Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinis Maluku, kondisinya cukup memprihatinkan. Sejumlah tambak tempat pemeliharaan ikan tak lagi terurus. ( klik vidio disni: https://www.youtube.com/watch?v=lV-JkfHp5f4 )

Malukunews.co, yang berkunjung langsung ke balai itu, Kamis (18/02), terlihat tak ada aktifitas. Bahkan sebagian tambak pun airnya kering. Parahnya lagi, ada sejumlah tambak yang sudah ditumbuhi rumput.

Malukunews.co, juga menyaksikan langsung di lokasi itu, jika ada tambak yang terisi air, airnya pun terlihat keruh dan kotor. Tak terlihat ikan di dalam tambak itu. Kalau pun ada, pasti ikannya tak bertahan hidup akibat air yang kotor.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku, Dr. Ir. Abdul Haris, M.Si, yang berusaha dihubungi via ponselnya, namun tak mengangkat panggilan telpon yang masuk. “ Maaf saya lagi rapat di kantor gubernur,” ujarnya melalui pesan singkat ke WhatsApp Malukunews.co, kemarin.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun Malukunews.co, menyebutkan, Balai Budi Daya Ikan Air Tawar yang saat ini tak terurus, karena DKP Maluku telah menghibahkan lokasi ini ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pasalnya, DKP sendiri sesuai peraturan yang baru, tak lagi mengurusi perikanan darat (ikan tawar) karena telah ditangani langsung oleh KKP. (Qin)

Tonton vidionya di MALUKUNEWS TV. *Klik saja disini:** https://www.youtube.com/watch?v=lV-JkfHp5f4