MALUKUnews, Ambon: Sepanjang tahun 2019 ini, Polda Maluku telah memecat 20 anggotanya secara Tidak Dengan Hormat (TDH). Mereka dipecat karena terbukti telah melanggar hukum.

Bertempat di lapangan Upacara Polda Maluku, Tantui, Ambon, Senin (30/12), Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa resmi memecat 13 anggota Polri di wilayah hukum Polda Maluku.

" Sedangkan 7 orang yang lainnya sudah dipecat pada bulan Januari kemarin. Hari ini ada 13 orang. Mereka yang dipecat ini melakukan kasus dan sudah divonis melanggar hukum,” kata Kapolda Royke kepada waratwan usai upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) itu.

20 anggota yang dipecat itu, kata mantan Kakorlantas Polri ini, banyak melakukan pelanggaran Desersi. Kemudian narkotika, asusila, penelantaran anak, menikah lebih dari 1 dan penyalahgunaan senjata api (penembakan warga hingga tewas).

Menurut Kapolda, PTDH yang dilakukan ini bertujuan untuk memberikan efek jera.

Royke menjelaskan, anggota Polri akan dipecat jika melakukan pelanggaran pidana, atau sama saja dengan masyarakat biasa yang mencoreng nama baik institusi. (Nona)

Inilah 20 anggota Polda Maluku yang telah di PTDH. 7 diantaranya di PTDH pada 17 Januari 2019:

  1. Brigpol Abdul Malik Lestaluhu, anggota Polsek Pasanea, Polres Maluku Tengah.

  2. Brigpol I Ketut Sukertia, anggota Sat Brimob Polda Maluku. Kasus Asusila.

  3. Brigpol Mahdi Alhabsy, anggota Bid Propam Polda Maluku. Kasus Desersi.

  4. Brigpol Zeth Ballry Tanate, anggota Sat Brimob Polda Maluku. Kasus Desersi.

  5. Briptu Frensye Latuny, anggota Sumda Polres Maluku Tengah. Kasus penelantaran keeluarga.

  6. Briptu Abdul Haris, anggota Sat Brimob Polda Maluku. Kasus Desersi.

  7. Bripda M. Saldi Tuasalamony, anggota Sat Brimob Polda Maluku. Kasus Desersi.

Sedangkan di PTDH hari ini Sabtu 30 Desember 2019:

  1. Brigpol Parman Ibrahim, anggota Ditreskrimum Polda Maluku. Kasus Desersi.

  2. Brigpol Suhud, anggota Sat Sabhara Polres Ambon. Kasus menikah lebih dari 1 kali.

  3. AKP Syariefuddin, anggota Pama Bidpropam Polda Maluku. Kasus Desersi.

  4. Briptu Muhamad Ramli, anggota Polres Ambon. Kasus Desersi.

  5. Kompol Leonard Ihalauw, anggota Pamen Polda Maluku. Kasus Narkotika.

  6. Brigpol Sardeni Jumadi, anggota Sumda Polres Seram Bagian Barat. Kasus Desersi.

  7. Brigpol Alfred Hatupuang, anggota Sat Sabhara Polres Seram Bagian Barat. Kasus Desersi.

  8. Bharada Lucky Jeftario Sarak, anggota Sat Brimob Polda Maluku. Kasus Asusila.

  9. Brigpol Pepen Parlin, anggota Sat Brimob Polda Maluku. Kasus Desersi.

  10. Bripka Wardi Marasabessy, anggota Polda Maluku. Kasus Narkotika.

  11. Brigpol Barry Papilaya, anggota Yanma Polda Maluku. Kasus Desersi.

  12. Briptu Kevin Franklin Tanahitumessing, anggota Ditsamapta Polda Maluku. Kasus Asusila.

  13. Brigpol Elianth Ronalto Latuheru, anggota Ditintelkam Polda Maluku. Kasus penyalahgunaan senjata api.