MALUKUnews, Ambon: Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, melakukan kunjungan ke Maluku. Selain Jazuli, Anggota DPR RI Dapil Maluku, Saadiah Uluputty dan Anggota Fraksi PKS lainya, Nasir Djamil juga datang dalam kunjungan tersebut. Adapun maksud kedatangan rombongan Fraksi PKS itu dalam rangka melihat kondisi pengungsi gempa Maluku yang terjadi sejak 26 September 2019.

“ Ketua Fraksi PKS DPR RI tiba di Ambon pukul 11.35 WIT tadi. Beliau Bersama Ibu Saadiah Uluputty dan Pak Nasir Djamil akan meninjau kondisi pengungsi korban gempa,” kata Ketua Humas DPW PKS Maluku, La Adelin saat ditemui saat melakukan penjemputan di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Senin 18 November 2019.

Selain meninjau kondisi pengungsi, rombongan juga akan melakukan sejumlah agenda diantaranya meninjau Rumah Sakit dan sekolah darurat, silaturahim dengan Gubernur Maluku dan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat dan kader PKS. “Agenda lainnya juga ada yakni meninjau kondisi rumah sakit darurat dan sekolah darurat, silaturahim dengan Gubernur serta mengisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” lanjut Adelin.

Sementara itu, anggota DPR RI Dapil Maluku, Saadiah Uluputty menyatakan, kunjungan ke lokasi pengungsian dilakukan untuk melihat kondisi terkini masyarakat yang terkena dampak bencana. Dirinya berharap peninjauan sejumlah kawasan terdampak akan menjadi catatan untuk disuarakan ke pusat.

“Kita akan update kondisi terkini. Kondisi fasilitas pengungsi, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan beberapa pelayanan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat untuk kami suarakan ke pemerintah Pusat,” kata Saadiah.

Srikandi maluku itu menambahkan, sejumlah bantuan juga telah diserahkan kepada pengungsi. Sebelumnya, Fraksi PKS DPR RI juga sudah mengirim bantuan ke pengungsi gempa Maluku beberapa waktu.

“Kami bawa bantuan dan sudah serahkan kepada pengungsi. Separuh bantuan sudah diserahkan kepada masyarakat lewat partai atau lewat LSM-LSM beberapa waktu lalu juga,” tambahnya.

Gempa tektonik yang menimpa Maluku terjadi ribuan kali. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak tanggal 26 September hingga 16 November 2019, tercatat telah terjadi 2.345 kali gempa susulan. Kondisi gempa yang masih saja terjadi membuat warga masih trauma. (Tim Humas DPW PKS)