MALUKUnews.co, Ambon: Komando Daerah Militer (Kodam) XVI Pattimura bekerja sama dengan Artha Graha Peduli, mengelar serbuan vaksinasi Covid-19 tahap II secara masal di Kota Ambon, yang bertempat di Tribun lapangan merdeka Ambon, Jumat (16/07).

Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, Brigjen TNI, Arnold AP Ritiauw, mengatakan, serbuan vaksinasi ini adalah kerja sama antara Kodam XVI Pattimura dan Artha Graha Peduli yang diinsiasi oleh bapak panglima, yang berlangsung selama dua hari dan dipusatkan pada dua lokasi diantaranya Kodam sendiri dan Artha Graha.

"Vaksinasi ini tentunya, dalam rangka mendukung program bapak presiden Joko Widodo (Jokowi) sesuai ditargetkan 1 juta orang per hari, mungkin kedepan sampai 2 juta orang per hari untuk divaksin," ujar Arnold kepada wartawan di sela vaksinasi itu, Jumat (16/07).

Dijelaskan, kKegiatan ini dilaksanakan mulai dari tangal 16 sampai dengan 17 Juli 2021, kita akan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, agar dibuka setiap hari sehinga masyarakat bisa datang untuk vaksin kapan saja. Sebab pada prinsipya disetiap puskesmas yang ada di Kota Ambon, harus melaksanakan vaksinasi supaya masyarakat tingal memilih tempat yang paling dekat untuk melakukan vaksin.

"Sekarang vaksin menjadi salah satu syarat utama untuk masuk di Kota Ambon, bagi yang dari Maluku Tenggah (Malteng) kita sudah siapkan RS Umarella yang ada di Tulehu, dalam satu hari melakukan vaksin terhadap 300 orang. Jadi kalau basudara-basudara yang pergi ke Ambon, tapi belum divaksin silakan mampir sebentar ke RS Umarella untuk melakukan vaksin," jelasnya.

"Kita terus mengupayakan vaksinasi tetap dilaksanakan setiap hari di lapangan merdeka. Karna lapmer, merupakan salah satu tempat central yang dapat dijangkau oleh semua orang," sambungnya lagi.

Ritiauw memintah, kepada masyarakat jangan takut vaksin, karna vaksin itu garatis, aman dan halal, semakin banyak orang yang divaksin maka semakin cepat kita mencapai target hort imunity atau kekebalan kelompok agar lebih mudah dalam melakukan aktivitas sehari-hari," pungkasnya. (Rat)