MALUKUnews,Ambon: Sebanyak 125 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas) sepanjang tahun 2019 di Maluku. Keterangan ini disampikan Kapolda Maluku, Irjen Pol. Royke Lumowa di Mapolda, akhir tahun kemarin.

Kerugian material akibat Lakalantas ini pun mencapai Rp 1.805.660.000.

Data Lakalantas ini tahun 2019, kata Kapolda, terjadi penurunan jika dibandingkan dengan data tahun 2018 yang jumlah korban meninggal sebanyak 189 dan kerugian material Rp 1.993.500.000.

Jumlah 125 korban yang meninggal dalam Lakalantas tahun 2019 tersebut terjadi dalam 316 kasus Lakalatas.

"Jadi dari 316 kasus lakalantas, mengakibatkan 125 orang meninggal dunia. Angka ini turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 408 kasus," ujar Kapolda.

Selain korban meninggalkan, sebanyak 146 orang warga juga mengalami luka berat. Sedangkan 302 orang lainnya menderita luka ringan.

Selain korban Lakalantas, jumlah pelanggaran juga yang tertinggi adalah terjadi di Polresta Ambon. Sepanjang tahun 2019 sebanyak 11.980 kendaraan kena tilang. Menyusul Polres Malteng sebanyak 4.793 kali tilang. " Ini pertanda petugas lalu lintas bekerja dengan baik. Karena kita masih menggunakan sistem lokal, tidak seperti negara maju yang sudah menggunakan CCTV," kata Kapolda. (Red)