MALUKUnews.co, Ambon: Sebagai salah satu klub sepakbola di Maluku yang telah dikelola dengan profesional dan siap berlaga di Liga 3 Zona Maluku akhir September 2021, Maluku FC terus menunjukan komitmennya dalam pembinaan sepakbola usia dini.

Hal itu disampaikan Manager Maluku FC, Saidna Bin Taher saat menyerahkan bantuan bola kepada Ketua DPD kepada Kami Ikatan Keluarga Besar Kailolo (IKBK) Provinsi Maluku, Pahdi Tuanany untuk kemudian akan salurkan kepada pesepakbola kelompok usia dini yang berlatih di Negeri Kailolo.

Anggota DPRD Kota Ambon yang pernah merumput bersama Persija Timur di Liga Utama ini berharap bantuan bola sepak yang diberikan pihaknya dapat memacu anak-anak berlatih, sehingga nantinya bermain di liga profesional sepak bola.

“Saya dan tentunya keluarga besar Maluku FC berharap dengan adanya perkembangan dan kemajuan klub bola di Maluku dan menaikan level kompetisi di Maluku, sehingga lahir klub berkualitas,” ujar mantan pemain profesional di klub Persitara yang pernah berlaga di Liga 1 ini.

Sementara di tempat yang sama, Ikhsan Tualeka Founder IndoEast Network yang menelorkan program Beta Sport untuk memajukan berbagai cabang olahraga termasuk sepakbola di Maluku, menyambut positif langkah dan upaya Maluku FC. Menurutnya, saling mendukung sesama insan sepak bola adalah langkah maju yang harus diapresiasi.

“Saling memberikan dukungan, apalagi dari klub yang relatif telah mapan kepada tim-tim yang sedang berproses untuk maju adalah hal baik bagi perkembangan sepakbola. Ini namanya kolaborasi dalam memajukan sepak bola”, terang Ikhsan.

Lebih lanjut Ikhsan mengatakan, apalagi di Maluku ini unik atau punya kekhasan tersendiri soal sepakbola. Karena setiap kampung pung tim bola dan menjadi kebanggaan kampungnya. Sehingga bila dikelola dengan baik, akan menjadi semacam ‘lumbung’ dalam menghasilkan pemain muda berbakat.

“Pembinaan sepakbola usia dini berbasis Negeri atau kampung di Maluku dapat menjadi bagian penting dalam upaya melahirkan pemain bola profesional. Maluku sebenarnya punya tradisi yang bagus soal ini, tinggal kedepan lebih ditingkatkan dan diberikan perhatian penuh,” harap Ikhsan.

Pria yang turut saat pertama kali Maluku FC di-launching ini kemudian mencontohkan sejumlah kampung atau negeri di Maluku yang jadi pemasok pemain bola potensial hingga ke tim Nasional. Menjadi modal penting bagi Maluku karena punya tradisi sepak bola yang sudah cukup terjaga.

“Diberbagai tim liga 1, hingga tim Nasional biasa muncul marga-marga dari Maluku. Bahkan di Maluku ada Kampung Sepakbola, yakni Negeri Tulehu, menunjukan sepakbola berbasis Negeri, Desa atau Kampung di Maluku adalah potensi besar yang kedepan bisa terus dioptimalkan,” tutup Ikhsan. (Rat)