MALUKUnews, Ambon: Sebanyak 13 personel Polda Maluku diberhentikan tidak dengan hormat atau dipecat akibat melanggar kode etik Polri.

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ini dipimpin Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa di Lapangan Upacara Polda Maluku, Tantui, Senin (30/12).

Personel yang dipecat tersebut terdiri dari 1 perwira menengah (pamen), 1 perwira pertama (pama), 10 bintara dan 1 tamtama. Kapolda mengakui, pemecatan ini merupakan sebuah pelajaran bagi sumua anggota Poliri yang ada di Maluku.

"Jika ada yang melakukan pelangaran maka tidak segan-segan saya pecat secara tidak dengan hormat, karena masih banyak anggota saya yang baik dari mereka," akuinya.

Kapolda menambahkan, tidak ada belas kasih untuk anggota yang melakukan pelangaran, mengingat negara ini ada UUD yang berbicara.

"Saya tidak akan memberikan kelonggaran atau pun belas kasih bagi mereka yang melakukan pelanggaran karena masih banyak anggota saya yang notaben-nya, baik dari mereka yang telah di pecat ini," tandasnya

Lanjutnya, saya berharap dengan pemecatan tidak dengan hormat ini bisa menjadi pelajaran dan cermin untuk anggota dapat berkaca sebelum melakukan segala sesuatu yang bisa merugikannya nanti. (Nona)

Inilah Nama-Nama Personil Polda Maluku yang diberhentikan itu:

Kompol Leonard Ihalauw (Perwira Menengah Polda Maluku) akibat terlibat narkotika, AKP Syariefuddin (Perwira Pertama Bidang Propam Polda Maluku) disersi, Brigpol Elianth Ronalto Latuheru (Bintara Direktorat Intelkam Polda Maluku) penyalahgunaan senpi, Brigpol Parman Ibrahim (Bintara Direktorat Reskrimum Polda maluku) menikah lebih dari 1 kali, Brigpol Suhud (Bintara Satuan Sabhara Polres Ambon) disersi, Briptu M Rali (Bintara Polres Ambon) narkotika, Brigpol Sardeni Jumadi (Bintara Bagian Sumda Polres SBB) disersi, Brigpol Alfred Hatapuang (Bintara Satuan Sabhara Polres SBB) disersi, Bharada Lucky Jeftario Sarak (Tamtama Satuan Brimob Polda Maluku) asusila, Bripol Pepen Parlin (Bintara Satuan Brimob Polda Maluku) disersi, Bripka Wardy Marasabessy (Bintara Polda Maluku) narkotika, Brigpol Barry Papilaya (Bintara Yanma Polda Maluku) disersi dan Briptu Kevin Franklin Tanahitumessing (Bintara Direktorat Samapta Polda Maluku) asusila.